Yogyakarta – Program Studi Ekonomi Pembangunan (Prodi EP), Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN “Veteran” Yogyakarta terus memperkuat peran akademiknya melalui kerja sama strategis dengan berbagai instansi pemerintah, lembaga negara, dunia usaha, dan mitra profesional. Dalam tiga tahun terakhir, Prodi EP mencatat 52 kerja sama berskala nasional yang mencakup bidang penelitian, kajian kebijakan, survei, pelatihan, kuliah umum, penyusunan naskah akademik, hingga kegiatan pembelajaran lapangan.
Kerja sama tersebut melibatkan berbagai mitra penting, antara lain Bank Indonesia melalui sejumlah kantor perwakilan di DIY, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Bali, dan Kediri; Pemerintah Daerah DIY; Pemerintah Kabupaten Bantul; BAPPEDA Kota Yogyakarta; BPKAD DIY; DPMPTSP DIY; BPS Kota Surakarta; Kementerian Keuangan Republik Indonesia; serta sejumlah mitra swasta dan konsultan. Bentuk kolaborasi yang dilaksanakan menunjukkan bahwa Prodi EP tidak hanya berperan sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai mitra akademik yang aktif memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan penguatan kebijakan publik.
Berbagai program yang telah dilaksanakan mencerminkan keluasan keahlian dan relevansi Prodi EP terhadap isu-isu aktual pembangunan. Pada ranah riset dan kajian, dosen Prodi EP terlibat dalam kajian rantai pasok komoditas beras, value chain baterai kendaraan listrik, hilirisasi pertanian, pengembangan champion cabai, kajian dampak program Makan Bergizi Gratis, pemetaan potensi investasi daerah, strategi literasi inklusi keuangan, hingga kajian potensi pariwisata unggulan. Pada aspek pengumpulan data dan survei, Prodi EP juga dipercaya mengerjakan berbagai survei ekonomi strategis seperti Survei PIHPS, Survei Harga Properti Residensial, Survei Penjualan Eceran, Survei Kinerja UMKM Binaan BI, dan Survei Kemiskinan 2025.
Selain itu, kerja sama juga diwujudkan melalui kegiatan penguatan kapasitas dan pembelajaran, seperti pelatihan Power BI, pelatihan SEM, pelatihan Microsoft 365, kuliah lapangan, serta kuliah umum terkait arah dan tantangan kebijakan fiskal bersama Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan RI. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa Prodi EP terus mendorong pembelajaran yang kontekstual, adaptif, dan terhubung langsung dengan kebutuhan dunia kerja dan pemangku kepentingan.
Ketua Program Studi Ekonomi Pembangunan menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen Prodi dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang berdampak. Melalui sinergi dengan berbagai instansi, Prodi EP berupaya menghadirkan ekosistem akademik yang tidak hanya unggul dalam pembelajaran dan penelitian, tetapi juga mampu memberi solusi atas persoalan pembangunan ekonomi di tingkat lokal, regional, maupun nasional.
Kolaborasi yang terbangun selama ini juga memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Hasil kerja sama tidak berhenti pada dokumen atau kegiatan formal, tetapi menghasilkan laporan kajian, naskah akademik, master plan, roadmap pengembangan ekonomi, kegiatan survei, pelatihan, praktik magang, dan kuliah umum yang memberikan manfaat langsung bagi mitra maupun sivitas akademika. Dengan demikian, kerja sama Prodi EP menjadi sarana strategis untuk meningkatkan kualitas lulusan, memperluas pengalaman dosen dan mahasiswa, serta memperkuat rekognisi institusi di tingkat nasional.
Ke depan, Prodi Ekonomi Pembangunan UPN “Veteran” Yogyakarta akan terus memperluas jejaring kemitraan yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan. Langkah ini diharapkan semakin memperkokoh posisi Prodi EP sebagai pusat pengembangan ilmu ekonomi pembangunan yang responsif terhadap tantangan zaman dan berkontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat.