UPN Veteran Yogyakarta Jadi Tuan Rumah JIBB 2025 Goes to Campus, Perkuat Apresiasi Batik di Kalangan Generasi Muda

Yogyakarta, 26 September 2025 – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta menjadi salah satu tuan rumah dalam rangkaian kegiatan Jogja International Batik Biennale (JIBB) 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY bersama Dekranasda DIY. Kegiatan bertajuk *Goes to Campus* ini mengusung tema “Batik in Motion: Bridging Tradition and Modernity”, yang bertujuan memperkuat apresiasi generasi muda terhadap batik sebagai warisan budaya sekaligus peluang industri kreatif.

Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya GKRBRAA Pakualam X selaku Ketua Harian Dekranasda DIY, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY Yuna Pancawati, S.E., M.Si., Direktur Kepatuhan Bank BPD DIY Dian Ari Ani, S.E., M.M., Chatarina Thersierra Rosa selaku First Vice District Governor Lions Club International Distrik 307B2, serta Rektor UPN Veteran Yogyakarta Prof. Dr. Mohamad Irhas Effendi, M.Si., didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Dr. Hendro Widjanarko, S.E., M.M., beserta jajaran pejabat fakultas. Kehadiran para mahasiswa UPN yang antusias juga menambah semarak acara ini. Kegiatan ini dikelola secara langsung oleh Disperindag DIY bekerjasama dengan Laboratorium Ekonomi Makro dan Keuangan Perbankan beserta Laboratorium Ekonomi Mikro dan UMKM Fakultas Ekonomi dan Bisnis  UPN “Veteran” Yogyakarta.


Rangkaian kegiatan dimulai dengan fashion show batik karya mahasiswa, dilanjutkan dengan sambutan resmi dari pihak kampus dan Dekranasda DIY. Sesi talkshow menghadirkan narasumber yang membahas filosofi dan sejarah batik tradisional, serta perkembangan batik kontemporer dalam konteks nasionalisme dan inovasi generasi muda. Diskusi interaktif dan kuis seputar batik semakin menambah dinamika acara.

Dalam kesempatan ini, Rektor UPN Veteran Yogyakarta menegaskan komitmen kampus dalam mendukung pelestarian budaya nasional serta membuka ruang bagi mahasiswa untuk berkreasi dan berinovasi di bidang ekonomi kreatif. Acara ditutup dengan penyerahan cinderamata, fashion show karya desainer batik, dan foto bersama.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta semakin memahami batik tidak hanya sebagai identitas budaya, tetapi juga sebagai peluang riset, bisnis, dan diplomasi budaya yang dapat mendukung posisi Yogyakarta sebagai Kota Batik Dunia.

Share: