(Desa Girisuko, Panggang, Kabupaten Gunungkidul | 5 Mei 2024 – 25 Mei 2024)
Improve The Village’s Infrastructure (INPROV) merupakan salah satu program pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan UPN “Veteran” Yogyakarta. Program ini berfokus pada peningkatan infrastruktur pendukung desa wisata serta pengembangan potensi lokal guna mendorong kemajuan sektor pariwisata di Desa Girisuko, Panggang, Kabupaten Gunungkidul.
Kegiatan INPROV dilaksanakan melalui empat rangkaian pertemuan yang melibatkan pemerintah desa, pengelola wisata, kelompok sadar wisata, serta masyarakat setempat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sarana wisata, memperkuat daya tarik destinasi, serta mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata.
Kegiatan diawali dengan sesi pembukaan pada Minggu, 5 Mei 2024. Pada pertemuan pertama ini, tim INPROV memperkenalkan rangkaian program yang akan dilaksanakan selama empat pertemuan ke depan. Selain itu, dilakukan pula koordinasi bersama pihak Desa Girisuko terkait pengembangan paket wisata desa. Kegiatan ini dihadiri oleh perangkat desa, dukuh, serta pengelola wisata Desa Girisuko.
Pertemuan kedua dilaksanakan pada Minggu, 12 Mei 2024, dengan agenda gotong royong pembersihan dan pengecekan kawasan wisata Watu Payung. Kegiatan yang dilakukan meliputi pembersihan lahan yang akan digunakan untuk penanaman bibit nanas, pembersihan pendopo, mushola, serta fasilitas toilet di area wisata. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam menjaga kenyamanan serta kebersihan destinasi wisata desa.
Pada Sabtu, 18 Mei 2024, INPROV melaksanakan sosialisasi bertema “Pengelolaan Sumber Komoditas Guna Meningkatkan Keunggulan Wisata.” Kegiatan ini menghadirkan narasumber Ibu Tri Asih yang memberikan materi mengenai teknik penanaman, perawatan, pemanenan, hingga pascapanen nanas. Selain sesi materi, peserta juga melakukan praktik penanaman bibit nanas bagong secara langsung. Diharapkan komoditas nanas tersebut dapat menjadi produk unggulan yang mendukung identitas wisata Watu Payung.
Rangkaian kegiatan ditutup pada Sabtu, 25 Mei 2024, melalui sosialisasi edukasi wisata bertema “Strategi Pengembangan Ekowisata Melalui Pemberdayaan Sumber Daya dan Potensi Wisata Desa.” Narasumber Ibu Elisa Dwi Rohani menyampaikan materi mengenai penyusunan paket wisata dan strategi meningkatkan daya tarik desa wisata. Peserta juga mengikuti praktik penyusunan paket wisata secara berkelompok, kemudian mempresentasikan hasil diskusi untuk mendapatkan evaluasi bersama.
Melalui program INPROV 2024, diharapkan pengelola wisata dan masyarakat Desa Girisuko semakin siap mengembangkan potensi wisata berbasis sumber daya lokal, meningkatkan kualitas fasilitas desa wisata, serta menciptakan destinasi yang berdaya saing dan berkelanjutan.