Yogyakarta — Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta, Dr. Ardito Bhinadi, S.E., M.Si., bersama tim penulis berhasil menerbitkan artikel ilmiah pada jurnal internasional terindeks Scopus, Thailand and The World Economy. Artikel tersebut berjudul “Analysis of the Rice Commodity Supply Chain Value in Central Java Province, Indonesia” dan terbit pada Volume 44 Nomor 2 Tahun 2026.
Artikel ini ditulis oleh Ardito Bhinadi dari Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta, Radiani Nurwitasari dari Bank Indonesia, Rodhiah Umaroh dari Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta, dan Lupita R. Yusuf dari Bank Indonesia.
Penelitian tersebut membahas rantai pasok komoditas beras di Provinsi Jawa Tengah dengan fokus pada pola distribusi, mekanisme pembentukan harga, serta implikasinya terhadap ketahanan pangan. Isu ini menjadi penting karena beras merupakan komoditas strategis yang berpengaruh langsung terhadap kesejahteraan petani, daya beli masyarakat, serta stabilitas harga pangan.
Dalam kajiannya, penulis menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, antara lain melalui statistik deskriptif, analisis pemangku kepentingan, dan visualisasi jaringan rantai pasok. Pendekatan ini digunakan untuk memetakan aliran beras dari produsen hingga konsumen serta mengidentifikasi titik-titik yang berpotensi menimbulkan inefisiensi dalam distribusi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rantai pasok beras di Jawa Tengah masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama dominasi perantara dalam proses distribusi. Kondisi ini berpotensi menyebabkan harga yang diterima konsumen menjadi lebih tinggi, sementara pendapatan yang diterima petani, khususnya petani kecil, belum optimal. Selain itu, fluktuasi harga beras juga dipengaruhi oleh variabilitas cuaca, kelangkaan pupuk, keterbatasan akses permodalan, infrastruktur yang belum memadai, serta kesenjangan akses sumber daya pertanian.
Berdasarkan temuan tersebut, artikel ini menawarkan beberapa rekomendasi kebijakan, antara lain penguatan kelembagaan petani seperti Gapoktan, perbaikan infrastruktur pertanian, peningkatan akses terhadap pupuk dan pembiayaan, penguatan kesetaraan gender dalam sektor pertanian, serta penerapan mekanisme stabilisasi harga. Rekomendasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan efisiensi dan keadilan dalam rantai pasok beras, memperbaiki kesejahteraan petani, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.
Terbitnya artikel ini menjadi capaian akademik penting bagi Program Studi Ekonomi Pembangunan FEB UPN “Veteran” Yogyakarta. Publikasi pada jurnal internasional terindeks Scopus menunjukkan kontribusi dosen dan peneliti prodi dalam menghasilkan kajian ekonomi terapan yang relevan dengan isu strategis nasional, khususnya pada bidang ekonomi pertanian, rantai pasok pangan, dan kebijakan stabilisasi harga.
Selain memperkuat rekam jejak publikasi internasional, capaian ini juga mencerminkan komitmen Program Studi Ekonomi Pembangunan dalam mendorong riset yang berorientasi pada pemecahan masalah nyata di masyarakat. Kajian mengenai rantai pasok beras ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi akademisi, pemerintah daerah, otoritas moneter, serta pemangku kepentingan sektor pangan dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif dan berkeadilan.
Artikel lengkap dapat diakses melalui laman jurnal Thailand and The World Economy dengan DOI: 10.66445/twe.v44i2.270250.