Yogyakarta, 20/4/2026 - Kabar membanggakan kembali hadir dari sembilan mahasiswa Program Studi (Prodi) Ekonomi Pembangunan (EP) angkatan 2023 yang berhasil lolos menjadi awardee Beasiswa Bank Indonesia 2025. Beasiswa Bank Indonesia tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga membuka akses bagi penerimanya untuk bergabung dalam komunitas GenBI (Generasi Baru Indonesia), yang berfokus pada pengembangan kepemimpinan, kapasitas diri, serta kontribusi sosial.
Bekal Akademik EP menjadi Keunggulan Tersendiri
Dalam sesi wawancara yang dilakukan pada Minggu (19/4/2026) bersama beberapa awardee GenBI tersebut, Adisti Dinda bercerita mengenai proses yang dilaluinya dalam seleksi beasiswa ini. “Pertama-tama yg pasti siapin berkas persyaratan yang sudah ditetapkan pihak BI lalu dikirim melalui web yang disediakan. Selang beberapa hari dapat info untuk tahap wawancara dimana dalam wawancara ditanyakan seputar diri sendiri, pengalaman, pengetahuan terkait BI dan GenBI”. Adisti menambahkan bahwa ia merasa mata kuliah di EP cukup membantunya dalam proses seleksi ini. “Sangat amat membantu, mulai dari basic apasi sebenarnya ekonomi dan kenapa butuh bank sentral (BI) dalam pelajaran kebanksentralan itu semua dipelajari dari semester awal, jadi bukan suatu hal yg baru di saya sehingga amat membantu dalam proses seleksi”. Faisal juga menyetujui hal tersebut. Ia menekankan beberapa mata kuliah tersebut diantaranya makro ekonomi, perbankan, ekonomi moneter serta kebanksentralan.
Dari Ruang Kelas menuju Praktik Nyata
Tak hanya menerima bantuan secara finansial, Rama bercerita berbagai aktivitas yang telah dilakukannya selama menjadi GenBI. “Kegiatan pertama kali itu ada capacity building dan sertifikasi content creator yang langsung mendatangkan lembaga sertifikasi (BSNP). Selanjutnya ada kegiatan Edukasi dan Bincang bersama Deputi Gubernur Bank Indonesia yakni Pak Ricky P.Gozali terkait Cinta, Bangga, Paham Rupiah (CBP). Kemudian saya beberapa kali mengikuti sosialisasi dan roadshow PIDI mulai dari zoom bersama di gedung heritage Bank Indonesia KPw DIY hingga zoom secara mandiri. Terakhir saya mengikuti kegiatan Kick Off dan Penandatanganan kerjasama terkait pendidikan kebanksentralan bersama bapak Sri Darmadi Sudibyo yang merupakan Kepala Kantor Perwakilan BI Jogja. Overall kegiatannya seru-seru banget karena makin menambah insight baru terutama terkait CBP, Kebijakan dan wewenang Bank Indonesia”. Menurut Faisal, terdapat suatu momen yang paling ia ingat saat berkegiatan sebagai GenBI. “Momen yang saya ingat adalah disaat pelatihan content creator, yang dimana kita dilatih bagaimana membangun branding channel, bagaimana menentukan niche chanel, dan cara biar lebih percaya diri tampil di sosmed”.
Tips and Trick Tembus GenBI
Bersaing dengan pendaftar beasiswa GenBI lainnya tentu bukanlah hal yang mudah. Adisti membagikan beberapa tips dan trik yang dapat digunakan dalam mendaftar nantinya. “Tips and trik buat mahasiswa EP kalo kalian ngincer GenBI mulai sekarang banyak nabung pengalaman mulai dari organisasi, kepanitiaan, volunteer, dan perlombaan karena menurut ku terutama perlombaan itu bisa jadi nilai plus yang akan dilirik GenBI. Kedua, mulai memperdalam ilmu kebanksentralan, jadikan kebanksentralan ilmu yg bener-bener kamu pahami dan kamu jadiin teman sehari-hari.” Selain itu, Faisal juga menekankan bahwa memahami diri sendiri juga bagian terpenting dalam seleksi beasiswa ini.